Thursday, January 13, 2011

Sering Dilupakan Saat Pacaran (Edisi Buku)


Setelah melewati perjuangan cinta akhirnya jadian juga sehingga masuk tahap pacaran. Masa-masa yang berbunga ini tentu sudah penuh dengan rencana-rencana indah untuk menghiasi kisah cinta. Pelan-pelan di masa pacaran yang seharusnya semakin mengenal satu sama lain dan berpegang teguh pada komitmen justru tiba-tiba menjadi longgar dan melupakan hal-hal yang saat pendekatan menjadi kekuatan kalian untuk memutuskan jadian. Apa saja itu? Kalian tentu pasti ingat hanya saja kalian lupa untuk lakukan kembali. 1. Ingat kah kalian saat awal-awal jadian atau saat pendekatan memiliki tingkat rasa saling memaafkan yang tinggi? Kalian dengan gampangnya memaafkan kesalahan yang dilakukan dia.Iya, karena pertumbuhan cinta yang begitu besar membuat kesalahan dia tidak terlalu bernilai dibandingkan rasa cinta kalian berdua. Lalu mengapa banyak dari kita sulit memaafkan pasangan kita akan kesalahan-kesalahan yang diperbuatnya? Apakah sekarang nilai cinta kalian sudah lebih rendah daripada kesalahan-kesalahan dia yang sebenarnya kita pun memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat demikian. Maka tetaplah jadi pasangan yang memaafkan dan terus memberikan cinta kamu sepenuhnya. Dengan demikian kamu dapat menyamankan dia dan pelan-pelan berikan pengertian bahwa jangan mengulang kesalahan itu kembali.

2. Waktu pendekatan dan awal jadian kalian mungkin banyak bicara, diskusi dan saling sharing pengalaman. Berbagai macam pertanyaan demi mengenal dia, kamu lontarkan dan dengan setia mendengarkan dia berbicara. Apakah kamu masih lakukan hal itu secara sering waktu awal jadian? Tenggelam dengan sekedar rutinitas, kesibukan dan kegiatan masing-masing membuat kamu dengan dia jarang diskusi seru lagi. Mungkin kita berpikir ini suatu hal yang wajar karena seringnya bertemu atau berkomunikasi banyak topik yang sudah terbahas sehingga kehabisan bahan. Harusnya kalian dapat tetap seru berkomunikasi dengan mengenang awal kalian jadian, atau sekedar mendengarkan hari-hari dia, pengalaman dia dan jika perlu diskusi akan kesukaan dia. Berkomunikasi membuat hubungan emosional kalian terbentuk sehingga kamu pun makin memahami dia dan sebaliknya dia. Tetaplah berkomunikasi dengan dia.


3. Memahami situasi dia dan mengerti keadaan dia adalah hal yang gampang saat pendekatan dan awal jadian. Selang beberapa lama pacaran, rasanya agak sulit menerima dia yang sibuk dengan kegiatan dan kerjaanya, mulai resah saat dia bersama teman-temannya, dan panik jika dia tidak dapat temanin kamu pergi. Masalah akan rumit saat waktu kalian tidak dapat disamakan, mungkin saat kamu santai, dia sibuk dan saat kamu sibuk, dia mencari-cari kamu. Sungguh ini sangat merepotkan dan bisa memicu keributan. Maka yang terpenting tetaplah mengerti dia dan berusaha memahami dia. Terus berkomunikasi agar mendapatkan solusi yang cepat.

4. KEPERCAYAAN. Yah kepercayaan justru kadang pudar saat perjalanan kisah cinta kalian. Semakin kita mengenal dia mengapa kadang kepercayaan justru menurun? Ada rasa-rasa kurang percaya diri sehingga takut-takut dia tidak suka lagi dengan kita. Hal ini sangat mengganggu dan kadang cepat memicu keributan saat ada celah sedikit masalah. Kepercayaan bukan dibuat begitu saja namun harus ditumbuhkan dengan menjaga cinta kalian dan terus berkomunikasi dengan baik. Jangan suka memojokan dia jika terjadi hal-hal yang mencurigakan namun tetap menjadi teman yang mendukung dia.

5. Buatlah suasana tetap seperti saat kalian jatuh cinta. Cobalah sesekali memuji penampilan dia saat kencan kemarin malam. Berikanlah pesan-pesan yang manis untuknya sebelum tidur sesekali. Nyalakan sesekali api cinta yang sudah terjaga lama itu. Happy Loving!

(Rencana Buku Happy Loving akan diterbitkan dan ini salah satu bab dalam buku tersebut )

No comments:

Post a Comment